Jumat, 24 Desember 2010

Seni Jalanan Pendobrak Kekuasaan

Bayangkan ketika graffiti tidak ilegal, sebuah kota dimana setiap orang dapat menggambar apa yang mereka suka. Dimana setiap jalan berisi jutaan warna dan frasa-frasa yang bermakna. Mengantri bus menjadi tidak membosankan lagi. Sebuah kota yang terasa memberi nafas bagi semua orang, tidak hanya pada agen real estat dan iklan-iklan perusahaan raksasa. Bayangkan sebuah kota seperti itu, dan berhentilah bersandar di dinding-dinding yang basah — Banksy —

Itulah mimpi seorang Banksy, pelukis graffiti (bomber) terkenal dari Inggris yang baru saja menjadi perbincangan karena indentitasnya mulai terkuak. Beberapa foto yang diduga fotonya diekspos di media masa.

Graffiti menjadi kontroversial dikalangan masyarakat termasuk masyarakat di Indonesia. Ada sebagian yang menganggap graffiti merupakan karya seni yang mengandung nilai estetika yang tinggi. Bahkan ada yang menganggap pelukis graffiti adalah seorang seniman yang genius dan pemberani.

Sebagian yang lain menyebut graffiti adalah visual sampah yang mengganggu keindahan dan mengotori kota. Karenaya melukis graffiti termasuk perbuatan kriminal. Banyak sudah kelompok-kelompok pelukis graffiti yang digrebek polisi saat menjalankan aksinya.

Graffiti sendiri termasuk dalam seni publik (public art). Dalam dunia seni rupa dalam lingkup yang lebih khusus, seni publik diartikan sebagai seni yang dibuat secara individu maupun kelompok yang menggunakan prinsip tertentu dalam menggulirkan wacana untuk disampaikan kepada publik atau masyarakat luas.

Selain graffiti contoh lain yang juga termasuk lingkup seni publik antara lain performance art, seni instalasi, happening art, stencil, mural dan poster. Dibandingkan dengan yang lain, graffiti kurang mendapat tempat atau sedikit mendapat apresiasi karena sifatnya yang vandalisme, merusak milik orang lain atau milik umum.

Sebagai gambaran aksi vandalisme kita simak karya Banksy yang dipasang di Galeri 49 British Museum. ”Early Man Goes to Market”, sebuah batu bergambar manusia purba yang sedang berburu membawa keranjang belanja. Tentu pemasangan itu tanpa sepengetahuan pengelola museum. Pengelola museum baru mengetahui ada tambahan koleksi setelah Banksy mengumumkan di situs pribadinya.

Yang menarik, setelah pengelola museum mengetahui ada karya Banksy terpampang di salah satu galerinya, pengelola bukan mehilangkannya malah mempertahankan menjadi salah satu koleksi tetapnya.

Mungkin pihak museum menilai karya Banksy termasuk dalam karya yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Mungkin juga karya itu mempunyai nilai komersial yang dapat menarik orang berkunjung ke museum. Bandingkan dengan poster-poster iklan produk atau foto-foto calon peserta pilkada yang banyak dipasang di tembok-tembok kota, halte dan tempat-tempat umum lainnya yang semakin semarak apalagi saat kampanye tiba.

Inilah yang coba dilakukan oleh Banksy dan bomber-bomber yang lain, termasuk di Indonesia, membebaskan masyarakat dari serangan iklan komersial dan intrik-interik politik yang tidak mendidik dan kurang atau tidak ada sama sekali unsur seninya.

Menarik sekali jika kita simak gugatan mereka, para bomber, “Sama-sama mengotori tempat umum, mengapa mereka tidak ditangkap ? Justru kami yang membuat tembok tak terawat menjadi indah, harus digrebek ?”
readmore »»  

9 Seni Bertengkar Dengan Bijak

Dalam kehidupan berumah tangga memang terkadang sulit untuk menghindari pertengkaran dengan pasangan. Bertengkar sebetulnya sah-sah saja kok, namun ternyata ada seninya lho.. Mau tahu cara bertengkar yang baik dan bijak? Coba ikuti tips berikut ini..
Bertengkar jangan asal sekedar meluapkan emosi, dengan suara keras menggelegar. Biar tak berdampak fatal, kuasailah seni bertengkar yang tetap diselimuti dengan kasih sayang.
Sebaik apa pun hubungan Anda dan pasangan, pertengkaran pasti akan datang. Yang penting adalah bagaimana Anda menghadapi dan menanganinya. Masalah kecil pun bisa menjadi prahara jika Anda salah menanganinya. Ada saatnya Anda harus bertengkar secara bijak, agar pertengkaran yang terjadi dapat mempererat hubungan Anda bukan malah meretakkannya.

1. Minta Jeda Waktu. Anda dapat belajar untuk mengontrol emosi jika emosi mulai terasa memuncak. Mintalah "time break" selama lima menit dan pergilah ke ruangan lain. Jika lima menit Anda merasa tidak cukup, bilang pada pasangan, lalu ambil waktu sampai Anda merasa lebih rileks. Siasat ini diperlukan untuk menghindari meledaknya emosi Anda yang dapat memperkeruh keadaan.


2. Di saat Anda bertengkar, jangan pernah menyerang pribadinya. Karena biasanya, pada saat bertengkar kita akan tergoda untuk menyakiti lawan dengan menyerang pribadinya. Misalnya, "Dasar kamu bodoh!" atau kata-kata lain yang lebih menyakitkan. Ini jelas akan memperparah keadaan. Sejelek-jeleknya pasangan Anda, pasti dia masih tetap ingin dihargai sebagai seorang laki-laki. Dan, Anda pun patut menjaga perasaannya.


3. Fokus Pada Pertengkaran. Ketika timbul konflik, ada baiknya Anda memfokuskan diri pada pokok masalah. Jangan menyeret dosa-dosa lama yang akan memperluas pertengkaran dan membuat masalah menjadi semakin keruh.


4. Hindari juga kata selalu. Kata selalu dan tidak pernah (selalu begini, tidak pernah begitu) tidak akan menghasilkan apa-apa dalam pertengkaran. Jika ia lupa melakukan sesuatu (walau sudah berulangkali) katakan bahwa Anda ingin melakukan hal itu sekarang juga dan tidak dengan kata-kata, "Kenapa kamu selalu harus diingatkan?"


5. Hindari juga kata, "Aku benci kamu." Apalagi itu diucapkan dengan intonasi yang seolah-olah Anda benar-benar membencinya. Lebih baik Anda katakan bahwa yang Anda benci adalah apa yang ia lakukan atau tidak lakukan.


6. Jaga Diri Untuk Tidak Mengucapakan Kata CeraiPertengkaran Anda dan pasangan bukan akhir dari segala-galanya. Jadi jangan pernah memancingnya dengan mengatakan, "Ya sudah, sebaiknya kita cerai saja" atau kalimat-kalimat semacam itu. Sebaiknya Anda tidak terlalu mudah mengeluarkan kata-kata untuk mengakhiri hubungan.


7. Usahakan untuk tetap menjaga kesabaran, bertoleransi dan mencoba menempatkan diri pada posisinya. Jangan menyela jika Anda tidak ingin disela dan jangan pula berteriak jika Anda tidak ingin pasangan meneriaki Anda. Jika Anda menjaga stabilitas emosi, pasangan pun akan terpancing untuk melakukan hal yang sama.


8. Jangan pernah menutup pertengkaran dengan membahas pertengkaran yang baru saja terjadi. Dan jangan mengungkit siapa yang emosi terlebih dulu dan sebagainya, karena ini akan memicu pertengkaran baru.


9. Yang terakhir, mintalah maaf walaupun Anda merasa tidak bersalah. Meminta maaf duluan akan mendinginkan suasana. Tapi satu hal, mintalah maaf pada apa yang benar-benar Anda sesali dan hindari perkataan, "Aku minta maaf, tapi...."

Itulah seni bertengkar secara bijak. Memang agak sulit untuk menerapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari, terutama jika Anda sedang terbakar emosi. Tapi yakinlah, Anda pasti bisa mulai belajar untuk memulainya.
readmore »»  

Belajar Bermain Gitar Untuk Pemula

Belajar bermain gitar Untuk pemula ini memang benar-benar di peruntukan bagi para pemula yang sedang ingin belajar dan bisa main alat musik petik yang bisa kita jadikan teman disaat susah dan saat sepi dan sendirian, dan untuk menjadi seorang gitaris handal dan professional memang di butuhkan latihan dan ketekunan serta yang agak menentukan juga bakat,
Sebelum bermain gitar, sebaiknya kalian menghafalkan dulu chord atau kunci gitar karena ini merupakan elemen penting sebelum bermain gitar, dan berikut ini gambar kunci-kunci gitar komplit dari kunci A sampi G serta variasi nya


Untuk bermain gitar anda harus siap merasa agak sakit pada ujung jari kiri anda, karena akan digunakan untuk menekan senar untuk membuat formasi kunci gitar. Terkadang harus membuat ujung jari kita menjadi kapalan maupun melendung baik jari di tangan kiri maupun kanan. Untuk mendapatkan sesuatu anda memang harus mengorbankan sesuatu, itu adalah hukum kimia dan ekonomi yang wajar dan normal.
Jika anda berencana untuk kursus sebaiknya anda jangan ikut kursus sebelum menguasai tehnik dasar tempo lagu, kunci dasar gitar dan kocokan gonjreng pada gitar. Jika anda belum menguasai hal itu anda hanya akan memperlama masa kursus anda yang akan menghabiskan uang.
Untuk menghemat biaya anda bisa belajar pada teman, saudara atau tetangga yang anda kenal baik dan bisa barmain gitar. Jika tidak ada yang bisa bermain gitar maka anda harus belajar otodidak alias belajar sendiri.
Yang diperlukan untuk belajar gitar dasar sendirian :
- Gitar apa saja boleh kopong dan boleh lisrik
  • Buku atau majalah lagu-lagu yang ada kunci gitarnya beserta petunjuk kunci gitar
  • Kaset, CD atau MP3 lagu yang ada di buku lagu
  • Kemampuan stem atau menyetem gitar
Untuk memulai latihan anda harus menyetem gitar anda terlebih dahulu agar suara 6 senar gitar bisa harmonis dan tepat. Jika tidak distem maka anda tidak akan bisa belajar, karena suaranya tidak mungkin pas. Untuk stem gitar anda bisa minta tolong orang lain atau stem sendiri dengan insting. Untuk masalah stem gitar anda bisa mencari buku panduan bermain gitar di toko buku.
Jika anda mau stem sendiri, maka caranya adalah dengan menyamakan fret ke 5 suatu senar dengan satu senar setingkat di bawahnya pada fret 0. Kecuali pada senar ketiga dari bawah yang barus distem pada fret ke 4 dengan fret 0 di senar kedua dari bawah. Anda harus menggunakan filing anda apakah suara suatu fret dengan fret di bawahnya sudah sama suaranya. Jika tidak sama putar-putar pengendali tegangan senar pada ujung gitar sampai pas.
Jika sudah OK, maka selanjutnya anda tinggal mencoba gonjreng pada kunci standar sampai jari anda anda terbiasa dengan posisi masing-masing kunci. Kemudian coba buka buku lagu-lagu yang ada kunci gitarnya, lalu coba ikuti perubahan dari kunci ke kunci dengan tempo yang sesuai dengan aslinya sebisa mungkin berdasarkan filing anda.
Jika sudah bisa maka anda bisa mencoba bermain bareng dengan suara kaset atau lagu yang sebenarnya. Namun syaratnya adalah steman pada gitar anda sesuai dengan steman yang ada di kaset dan kunci lagu yang ada di buku atau majalah juga benar sesuai dengan yang di kaset dan gitar anda.
Jika anda sudah agak lancar anda bisa melanjutkan ke kursus atau inovasi sendiri belajar hal-hal lainnya dari buku mapun kenalan anda. Jika sudah menguasai anda bisa membentuk grup band anda sendiri bersama orang lain yang bisa memainkan alat musik lainnya
readmore »»  

5 Jurus Bermain Gitar


Minimnya skill bermain gitar membuat suasana fellowship di berbagai persekutuan kantor kadang jadi kaku dan kurang bergairah. Skill semacam ini memanng tidak hanya didapat dalam waktu singkat. Tapi 5 jurus singkat gL! di hawah ini mungkin dapat membantu jika Anda melatihnya secara konsisten selama minimal 3 hulan, dan setiap harinya selamma 1 hingga 2 jam.

Jurus 1: jangan Lupa Kunci

Kunci adalah nyawa dari permainan gitar. Tanpa kunci, meski kita tahu semua jurus ritem, dijamin kita tidak akan pernah tahu bunyinya seperti apa. Pelajarilah semua kunci dasar seperti C, D, E, F, (3, A, B) beserta semua bentuk minor dan #nya (kecuali untuk kunci B memakai bentuk Bb). Biasanya buku tentang kunci-kunci ini dijual bebas di pasaran. Satu tips yang patut diingat, sebenarnya bentuknya begitu-begitu saja. Jangan dibuat pusing dengan nama-nama yang berbeda. Contoh: bila kunci C digeser sejauh 2 fret akan menghasilkan kunci D, padahal bentuknya sama, hanya letaknya yang berbeda.

Jurus 2: Dua Teknik Dasar

PETIKAN: Ketika memetik gitar, tidak perlu membayangkan harus seperti lagu "KKEB"-nya Andre Hehanusa atau "Tears In Heaven"-nya Eric Clapton. Sebaliknya, petiklah dengan sederhana seperti 3 contoh berikut ini:
Perhatikan posisi jari: jari jempol untuk 3 senar bas, sedangkan 3 senar lainnya dipetik oleh 3 jari pada gamhar.
Penyederhanaan: jari jempol=1, jari telunjuk=2, jari tenguh=3 dan jari minis=4.
1. 1-2-3.4.3-2 dengan l berpindah-pindah bas
2. 1-2-3-4-2 dengan 34 dipetik bersamaan
3. 1.234 dengan 234 dipetik hersamaan sebanyak 3x.
Setelah Anda nmencoba ketiganya, GABUNGKAN SEMUA TEKNIK! Memainkan lagu KKEB bukan impian lagi.
RITEM: Ini hal yang sebetulnya sederhana. Kalau pengamen jalanan saja tekniknya bagus, mengapa kita tidak? Alasan utama ketidak-mampuan ini adalah kurangnya latihan. Jika Anda sungguh serius, sisihkan waktu untuk melatihnya minimal 1 jam sehari. Latihan: Untuk ritem sederhananya dibagi menjadi ritem ke bawah dan ke atas. Untuk ke bawah= l dan ke atas=2.
1. 1-1-2-2-1
2. 1-2-2-1-2-2-1

Jurus 3. Jangan Lupa Bawa Buku Nyanyian

Sekarang buku lagu-lagu Praise & Worship yang lazim digunakan dan sudah banyak dijual bebas di pasaran. Biasanya apa yang tertera di buku-buku semacam ini sudah disederhanakan sehingga menyanyikannya pun mudah saja.

Jurus 4: Berlatih Running Chord Untuk Bermazmur

Sebelum kita bisa membawa orang lain agar mengalami saat yang indah dalam memuji & bermazmur bagi-Nya, kita harus mengalaminya terlebih dulu. Cobalah untuk berdiam diri dengan bermazmur bagi-Nya dengan menggunakan running chord 4/4 seperti misalnya (jika bermain di kunci C): C-F, C-AmDm-G, F-Em-Dm-G. Semakin sering dilantunkan, feeling Anda akan semakin terasah dan Anda akan terheran-heran melihat perkembangan skill Anda.

Jurus 5: Percaya Diri

Percaya diri! That's the best thing. Walau Anda banyak melakukan kesalahan (terutama biasanya salah kunci), lanjutkan saja dengan tertawa bersama teman-teman Anda. Dijamin, mereka semua pasti ikut tersenyum. Toh pada akhirnya, bukan permainan gitar/nyanyian kita yang diterima oleh-Nya, tapi kesungguhan hati kita.
readmore »»  

Cara Belajar Gitar Melodi

Lagi asik belajar jadi rocker, hampir lupa punya blog. Dari pada gak posting, iseng deh bikin artikel bagaimana belajar gitar melodi, atau bagaimana cara memainkan melody gitar, seperti om slash, atau joe satriani, siapa tau artikel ini bisa nangkring di google dan mengundang visitor yang pengen belajar gitar melodi

Kunci sukses belajar gitar melodi

Ada dua kunci sukses belajar gitar yang paling penting di miliki setiap gitaris pemula. Kunci pertama kemauan kuat, orang bijak bilang “ semuanya mudah dan gampang asal ada kemauan”. jadi kalo kemauan anda kurang, atau sekedar iseng genjrang genjreng, yah mending jangan pernah bermimpi menjadi gitaris hebat. Cukupkan saja menjadi gitaris iseng.
Kunci sukses kedua adalah fasilitas tentunya, kalo gak ada gitar yang mending jangan menghayal jadi gitaris, menghayal aja jadi penyanyi, karena modal seorang penyanyi gratis dari tuhan. Modalnya cuman suara. Soal bagus dan tidaknya bukan masalah. suara gak menjadi tolak ukur untuk saat ini, buktinya sekarang banyak tuh penyanyi karbitan yang namanya melejit , bukan karena suara, tapi faktor lain. Disini lah nasib yang berbicara.
kunci sukses nya klise banget ya

Trik dasar belajar Gitar Melodi

Trik dasar belajar gitar melodi gampang aja. gak se susah menjadi konsultan SEO, Pelajari aja dulu scale-scale mayor dan minor, pelajari dan latih jari agar bisa bermain lebih cepat dan bersih. Setelah itu sering-sering denger album instrument, di youtube banyak tuh. Gratis lagi, untuk langkah awal pilih lagu-lagu yang agak slow, sekedar untuk melenturkan dan melatih kecepatan jari. Biar gak frustasi dalam belajar gitar melodi, kamu boleh tidak terpaku dengan satu trik saja. Bisa juga mendengar agu-lagu yang kamu suka, dan mainkan melody nya dengan feeling. Istilah umumnya memainkan melodi dengan perasaan
Jangan Lupa juga mencoba bermain atau meng eksplore achord mayor dan minor. Nah dari situ pelan-pelan kenalin karakter mayor dan minor, lalu improve aja nadanya, gak usah takut salah, salah gak masalah.. kan gak dinilai, malah lama –lama kita mengerti dimana letak jari dan not yang salah, dan biasanya kita semakin lama akan semakin mengerti bagaimana mengasah kemampuan bermain gitar melodi, baik dengan perasaan maupun trik-trik yang ada.
Selamat mencoba
Wah saya sudah seperti seorang gitaris hebat nih, padahal saya juga masih belajar, dan trik-trik diatas juga dapetnya di forum-forum gitaris . Oh iya satu lagi kunci sukses belajar gitar melodi. Anda punya banyak waktu luang, agar tak mengabaikan pekerjaan. Seperti saya. Earning adsense merosot nih udah 3 hari gak memantau web. Gara-gara asik ber gitar ria. Update web dulu ahhh…..
readmore »»  

Kamis, 16 Desember 2010

Teknik Gitar Sweeping/Arpeggio

Berikut ini penjelasan sedikit deskripsi tentang teknik arpeggio/sweeping pada gitar, silakan dicoba yak, teknik ini memang teknik tinggi pada gitar, dan sangat sulit dipelajari, karena kita harus sering-sering melakukan latihan.
Apakah arpeggio ?
arpeggio adalah notasi sempurna dari sebuah chord yang dipetik secara bergantian, sebenarnya bukan hal yang rumit, karena jika anda mainkan pada sebuah gitar akustik kemudia anda mainkan chord sempurna ato banyak org selalu dan biasa menyebutnya dengan kata chord balok ato not balok kemudian anda strum ato petik, maka hal itu sama dengan arpeggio….
pada gitar listrik sendiri apalagi pada musik neoklasikal banyak menerapkan arpeggio, karena mereka memang banyak mengambil dari notasi pada biola, seperti contohnya yngwie mamlsteen, jason becker, impelliteri, dkk
|———————–7(turun)–12(naik)p7——————|
|——————–8(turun)—————-8(naik)—————|
|—————–9(turun)———————-9(naik)———–
|————–9(turun)—————————-9(naik)———
|7(turun)–10(naik)————————————10(naik)–7(turun)–|
|——————————————————————
tulisan naik-turun dalam kurung adalah contoh dari pergerakan pick.
ini salah satu contoh arpeggio dari not e minor dan ternyata not dari arpeggio e minor tersebut sama dengan chord e minor, dimana arpeggio ini cara memetiknya dilakukan dengan gerakan sapuan (sweep), kecuali jika ada 2 not dalam satu senar maka memetiknya tetap dengan cara alternate yaitu naik-turun, dalam memetik arpeggio ini sebaiknya dilakukan perlahan dulu, dan yang paling penting adalah not satu dengan yang lainnya harganya harus sama, jangan not satu lebih cepat kemudian not lainnya lebih lambat.
dan sweep adalah bagian dari arpeggio, biasanya yang dipetik adalah 3 senar bawah dari arpeggio.
readmore »»  

Keberagaman Seni Musik Tradisional Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya  tersebut lahir, tumbuh dan berkembang.  Seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.
Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas. Keunikan tersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologi instrumen musiknya. Hampir seluruh seni tradisional Indonesia mempunyai semangat kolektivitas yang tinggi sehingga dapat dikenali karakter khas orang/masyarakat Indonesia, yaitu ramah dan sopan.  Namun berhubung dengan perjalanan waktu dan semakin ditinggalkanya spirit dari seni tradisi  tersebut, karekter kita semakin berubah dari sifat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan menjadi individual/egoistis. begitu banyaknya seni tradisi yang dimiliki bangsa Indonesia, maka untuk lebih mudah mengenalinya dapat di golongkan menjadi beberapa kelompok yaitu alat musik/instrumen perkusi, petik dan gesek.

Instrumen Musik Perkusi.

            Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah, Gamelan, Arumba, Kendang, kolintang, tifa, talempong, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.
Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam. Gamelan berasal dari daerah Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat yang biasa disebut dengan Degung dan di Bali (Gamelan Bali).  Satu perangkat gamelan terdiri dari  instrumen saron, demung, gong, kenong, slenthem, bonang dan beberapa instrumen lainnya. Gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.
Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau/Sumatera Barat. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, ti, do)
Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa/ Sulawesi Utara. Kolintang mempunyai tangga nada diatonis/diatonic yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar untuk membuat kulintang adalah   kayu. Cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.
Arumba  (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bhan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis.
Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan. Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di Jawa barat kendang mempunyai peraanan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Bali, DI Yogyakarta, Jawa timur kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi, tari, wayang, ketoprak.  Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis gendang yang ukuran bervariasai dari yang kecil hingga besar. Rebana adalah alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. Rebana dapat di jumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia. 

Instrumen Musik Petik  

            Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai Kecapi adalah siter dari daerah Jawa tengah.
            Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa tenggara timur (Timor) kecapi ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.
            Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang di penuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan daerah Tapanuli, Jungga dari daerah Sulawesi Selatan 

Instrumen Musik Gesek.

            Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebabb terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa,  rebab jenis ini dapat dijumpai di bali, Jawa dan kalimantan selatan.

Instrumen Musik Tiup

            Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu. hampir semua daerah di indonesia dapat dijumpai alat musik ini.  Saluang adalah alat musik tiup dari  Sumatera Barat,  serunai dapat dijumpai di sumatera utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40-100cm dengan garis tengah 2cm.
            Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Papua.
readmore »»  

Seni Jalanan: Sebuah Kesaksian Atas Kemajemukan

breaking-the-wall1
Seni jalanan atau lebih karib disebut street art, hari ini memang kian majemuk menampakkan parasnya. Ia, sepertinya mewakili semangat zaman yang serba mungkin. Nilai estetika di dalam seni sendiri, semakin hari semakin terbuka menyambut berbagai gejala perubahan sosial serta berkembangnya posisi  sub kultur yang makin menguat di ranah urban.

Sementara itu, konsep tentang subversi, sebagai satu-satunya mantra suci yang dipakai oleh penggiat atau seniman street art tempo dulu – biasanya memakai bentuk seni graffiti - yang mengusung agenda-agenda politis di ruang publik, menyuarakan ekspresi liar dan pembelaan kepada kelompok yang “dimarginalkan” tidak lagi menjadi isu dominan lagi. Meskipun kelompok ideologis serta individu-individu seperti mereka, masih saja diwariskan dari generasi ke generasi, terus saja hadir dan berekspresi di kota-kota besar dunia.

Yang sering terjadi, dalam prespektif tindakan vandalisme yang disematkan pada aktifitas perupa jalanan lebih pada kasus tuduhan pengotoran tembok kota dan ruang publik spesifik yang  berseberangan dengan kebijakan pemerintahan lokal tentang tata kota.

Di lain pihak, di berbagai belahan dunia, sudah jamak diketahui pula lembaga-lembaga yang berafiliasi atau di bawah payung pemerintah, misalnya seperti NEA (National Endowment for The Arts) di Amerika Serikat berkolaborasi dengan LSM setempat seringkali mengundang dan mengakomodir kegiatan para seniman jalanan, merangkulnya untuk bersama-sama mengkampanyekan agenda-agenda milik pemerintah; seperti demokratisasi, pluralisme dan hak asasi manusia dengan label initiative art project dll.   

Pada sudut pandang industri seni, paras street art kian semarak, atau boleh dibilang lebih sumringah menyambangi alaf anyar. Jika beberapa dekade lalu Basquiat sudah “mementaskan diri” dari jalanan di Bronx untuk kemudian karyanya hadir di rumah lelang Sotheby’s dan didisplay di MOMA, demikian pula Shepard Fairey dengan nama jalanan Obey yang sepuluh tahun lalu “bergerilya” di tembok-tembok kota di Washington DC, akhirnya hari ini “duduk manis” dalam satu diskusi panel dengan Bonham Art Auction. Para seniman jalanan sohor lain di dunia barat,  seperti Mr. Brainwash, Invader sampai Banksy sedang menunggu antrian karyanya kelak akan demikian mahal di galeri komersil dan menjadi incaran para kolektor.

breakin_the_wall2

Bagaimana dengan lembaga seni formal dan prestisius lain? Galeri Nasional milik pemerintah Inggris telah memulainya, membuka gerbangnya lebar-lebar. Tate Modern, London, pada 2008 lalu dengan tajuk Street Art memberi ruang ekspresi lebih luas untuk seniman-seniman jalanan yang eksis hari ini. Mereka mengundang dan menyeleksi karya-karya dari seluruh pelosok dunia dan memutuskan 6 kelompok seniman yakni Blu dari Bologna, Itali; kelompok Faile dari New York, USA; JR dari Paris, Perancis; Nunca dan Os Gêmeos, keduanya dari São Paulo, Brazil serta  Sixeart dari Barcelona, Spanyol untuk bersama-sama ditampilkan.

Dengan menyigi berbagai peristiwa di atas, kita bisa mahfum bahwa seni jalanan era sekarang memiliki wujud yang plural, tak ada sebuah klaim yang benar-benar sahih untuk mendefinisikan apa dan bagaimana seharusnya seniman dan karya street art  yang paling ideal itu? Dan segeralah, pemahaman perlawanan terhadap segala sesuatu yang mapan dan semangat pembokaran batas-batas high art dan low art perlahan-lahan mungkin saja dianggap mulai usang. Keberadaan genre seni ini, adalah lebih pada sebuah sikap atau pilihan para perupa untuk berkarya dan berekspresi secara bebas dan kebetulan ruang yang dipilih adalah di jalanan.   


Sreet Art di Indonesia
Di tanah air, keberadaan seni jalanan (graffiti, poster—stencil art dan mural) tidak bisa dilepaskan pada perjalanan sejarah bangsa ini. Seni dianggap bagian integral dalam menyikapi kehidupan dan dinamika politik. Meskipun dulu, tak dikenal sebutan seni graffiti, karena hanya terkait pada seni yang berorientasi pada propaganda melawan penjajahan.

Basuki Resobowo salah satu eksponen pelukis Lembaga Kebudayaan Rakyat (LEKRA) dalam bukunya “Bercermin di Muka Kaca—Seniman, Seni & Masyarakat” mengaku, jauh sebelum ia bergabung dengan LEKRA,  pada bulan Agustus  tahun 1945 -- diinspirasi oleh aktifis politik dan pelukis mural Diego Revera asal Mexico-- pukul 6 pagi tanggal 17, ia telah mencorat-coret tubuh gerbong kereta api jurusan Jakarta-Surabaya via Semarang.

Jadi, beberapa jam sebelum Proklamasi dibacakan Soekarno, Basuki telah memulai gema kemerdekaan RI dengan coretan ala graffiti ini. Sedangkan poster Boeng Ayo Boeng yang dilukis bareng antara Affandi, bersama Sudjojono dan teksnya oleh Chairil Anwar pada masa revolusi bisa juga menjadi “penanda awal” seni jalanan yang digandakan secara luas.

Jika kita amati dalam soal bentuk dan medium, street art hari ini mengalami evolusi gradual perubahan bentuk dari para perintisnya. Di Indonesia setelah masa Basuki cs, segera kita mengenal bentuk-bentuk seni jalanan seperti graffiti, poster, mural atau stencil art yang sangat khas pada tahun 70 an, yang berkelindan dengan pengaruh pop art dari Eropa Barat atau Amerika serikat. 

Yang kini, dengan semangat “retro”, para perupa jalanan kita memungut kembali jenis yang demikian dan  akhirnya menjadi semacam bentuk klasik seni jalanan yang kita kenal di Indonesia. Tampilnya urban art, di tanah air yang dekat dengan karya seni di ruang publik, tentu mewarnai perjalanan tersendiri bagi seni jalanan, yang sejatinya adalah hasil “hibriditas” dan keniscayaan pengaruh bentuk seni-seni sebelumnya atau seni kontemporer --- menggejala dalam dua dekade terakhir--- dengan merespon budaya dan kehidupan kontemporer di wilayah kosmopolit urban. 

Sementara itu, para seniman street art menentukan nasibnya sendiri, bereksplorasi lebih lanjut bergabung dengan kantung-kantung perupa yang berbasis di jalan, atau melakukan kerja kreatif sendiri di studio, kemudian turun ke jalan dan berinteraksi dengan siapa saja, merespon lingkungan dan fasilitas apapun yang tersedia dengan  tetap memakai ciri dan identitas independen atau memilih berkolaborasi dengan lembaga seni atau non seni dari manapun, tidak terkecuali pemerintah.

Mereka berlatar belakang tak hanya pelukis otodidak, namun lulus dari akademi seni formal, seperti IKJ, ITB maupun ISI atau perguruan tinggi di seantero tanah air. Menerima pesanan pembuatan karya mural atau tetap berinisiatif sendiri dengan kelompoknya, memproduksi t-shirt dan menjualnya di distro-distro, membuat ilustrasi buku dan komik atau memproduksi desain-desain merchandise sendiri sekaligus menjualnya. Mempraktikkan dan mengerjakan industri figurine, toys, sneaker dan desain-desain wardrobe serta untuk brand-brand produk retail tertentu.

Mereka, pada waktu lain, membuat proyek-proyek street art yang didanai lembaga swasta nirlaba di bidang seni rupa atau lembaga advokasi masyarakat yang disponsori yayasan seni besar dari luar negeri. Kemudian, membangun jejaring dengan kelompok-kelompok seniman street art internasional via internet dan saling bertukar karya dan meresponnya pada event-event khusus, dan tentu saja: melakukan pameran-pameran di galeri seni komersil. 

Hasil karya mereka di jalanan, menjadi demikian majemuk, karena pengalaman kerja kreatif mereka yang memang beragam, lintas disipliner dan mengadopsi berbagai sub kultur global dan sekarang memulai mengintroduksi medium anyar seperti 3d illusionist painting, 3d video projection, video art, produk - produk daur ulang sampah industri, patung-patung vinyl toys di luar ruang, merespon rambu jalanan dan menggabungkannya dengan instalasi jalanan serta bentuk lain-lainnya.



Breakin The Wall dan Sebuah Kesaksian
Breakin The Wall, adalah eksibisi yang cenderung bisa dikatakan sebagai sebuah proyek seni, yang pada kesempatan kali ini disponsori oleh Dewan Kesenian Jakarta dan Dinas Wisata & Budaya DKI, dengan mengagas ide utama untuk melihat, menelisik dan menyaksikan bagaimana para perupa dan komunitasnya dengan medium serta ekspresi street art menyodorkan karya-karya yang dipilih para senimannya sendiri. 

Dalam pameran ini, Kurator setelah mengamati aktifitas bersama kelompok para seniman tersebut, selama beberapa waktu, memutuskan untuk mengundang enam komunitas seni rupa untuk merespon tema Breakin The Wall. Mereka adalah Atap Alis (Jakarta), Xserut (Tangerang), Lintas Melawai (Jakarta), Popo dan Kampungsegart (Jakarta), Amel N friend (Bandung) serta kelompok Mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sejak awal, tema Breakin The Wall dihasratkan sebagai upaya untuk memahami seni jalanan sebagai sikap alternatif untuk memilih dari kemungkinan-kemungkinan anyar bentuk seni yang tumbuh bebas dan beragam wujudnya di jalanan. Bahkan, menemukan sebuah karakter yang khas jenis seni jalanan yang eksis di Indonesia dan siapa saja komunitas yang mewakilinya saat ini. Dalam pameran ini, dipilih ruang terbuka / publik yang digunakan, yakni halaman Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Tak ada niatan untuk membatasi dan mengekang ekspresi ruang kreasi. Kurator dari permulaan, telah mengajak mengamati dan meneliti dengan mengintrodusir tempat yang dihadiri seluruh koordinator komunitas partisipan eksibisi dan tempat tersebut memang dianggap layak untuk disebut ruang publik yang lebih cair dan tidak terlalu eksklusif, siapa saja bisa hadir dan menyaksikan presentasi pameran.

Atap Alis, komunitas yang lahir di Jakarta empat tahun lalu, menurunkan sekitar sepuluh pekerja seninya dengan membawa materi boneka dan mainan-mainan plastik, kaleng dll, hasil dari mendaur ulang sampah industri kering yang di install di pohon beringin besar. Mereka, membawa pesan politis dengan judul Koma, yang bisa menggiring asosiasi benak kita pada imej partai politik yang dianggap “angker” pada era Orde Baru.

Komunitas dari Tangerang, Xserut, bermain-main dengan wujud seni jalanan yang dianggap baru, dan sekarang menjadi trend di beberapa kota besar dunia seperti New York, London atau Amsterdam, yakni 3d illusionist painting. Lukisan berformat besar yang dihampar di lantai dengan keinginan membawa  ilusi optis audiensnya dilihat dari sudut tertentu. Mereka, berupaya “menipu” sudut pandang struktur bangunan Teater Jakarta dan membandingkannya dengan imej ilusif di lukisan tersebut dengan judul Negeri Ilusi.  

Lukisan 3d illusion juga digunakan sebagai strategi bertutur visual oleh komunitas Lintas Melawai bersama tiga orang anggotanya, yakni para pelukis yang biasanya menerima pesanan potret di jalan Lintas Melawai atau di studionya. Mereka, memilih sosok Mbah Maridjan dalam In Maridjan We Trust, yang sedang terlentang dalam ukuran raksasa untuk merespon fenomena terpinggirkannya spiritualitas lokal dan maraknya fundamentalisme keyakinan beragama. 

Dari jenis graffiti atau mural, kita akan bertemu dengan Popo dan Kampungsegart yang membutuhkan sekitar sepuluh anggotanya untuk mengisi tembok putih di sekeliling sebelah kanan bangunan Teater Jakarta. Mereka sepakat untuk mengusung judul Fun, dengan fokus pada tema perkembangan dunia sinema elektronik kita dan segala masalah yang membebaninya.

Kita akan menyaksikan pula, perwakilan dari Bandung, Amel N Friens, komunitas yang baru terbentuk dan sementara ini diwakili nama dari salah satu rekan mereka. Kelompok ini, membuat sebuah “patung” atau tepatnya balon bertumpuk dengan imej yang jenaka dengan judul: Bam Bam Go! Keanehan dari wujud dan materi seni jalanan mereka menggugah rasa ingin tahu. Sehari-harinya, mereka memang para perupa animamix, yang biasa mencipta mural, ilustrasi, desain produk-produk komersil dan lukisan dengan merujuk pada imej-imej animasi dan komik.  

Sedang yang terakhir, kelompok mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) memilih untuk mengikuti medium lukisan 3d illusion, dengan judul: Sinterklas, menggelitik, menampilkan lukisan realis besar bersosok Gayus, mafia pajak di Indonesia dan sindiran karikatural tentang bagaimana seorang pengemplang atau dermawan bisa saja menjadi satu profil yang paradoks.

Jika kita perhatikan, dari sekian komunitas yang mempresentasikan karyanya dapat dikatakan bahwa mereka secara bebas memilih tema, materi maupun perwujudan ekspresi seni dengan pendekatan dan cara yang berbeda. Seni jalanan, secara substansi memang hendak berpihak pada khalayak yang lebih luas dimana seni rupa dirayakan secara egaliter dan merujuk pada kebudayaan kontemporer hari ini, yang membuka diri terhadap kemajemukan identitas dan hari ini kita bersama menjadi saksi atas kehadirannya. 
readmore »»  

Seni Tradisi Kontemporer

Tradisi

Tradisi merupakan gambaran sikap atau perilaku manusia yang telah berproses dalam jangka waktu yang lama dan diajarkan secara turun-temurun dari nenek moyang (dari kakek-nenek-ke bapak-ibu ke anak-cucu), Tradisi merupakan kecenderungan untuk berbuat dan mengulang sesuatu sehingga menjadi kebiasaan (attitude). Tradisi (bahasa latin: traditio, “diteruskan”) atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, dan waktu yang sama.

Pengertian tradisi ini, hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan oleh karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah. Selain itu, tradisi juga dapat diartikan sebagai kebiasaan bersama dalam masyarakat manusia, yang secara otomatis akan mempengaruhi aksi dan reaksi dalam kehidupan sehari-hari para anggota masyarakat itu (Rendra, 2002).

Kontemporer

Kontemporer itu artinya kekinian atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi saat ini dan tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Kontemporer merupakan sesuatu yang mengkini dan mengikuti alur zaman, sedemikian ini seperti sekarang saat kita membaca inipun adalah waktu yang kontemporer.

Kata “kontemporer” yang berasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” (waktu). Sehingga menegaskan bahwa seni kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Atau pendapat yang mengatakan bahwa “seni rupa kontemporer adalah seni yang melawan tradisi modernisme barat” (Wikipedia bahasa indonesia, wkipedia bebas).

Jadi, pengertian tradisi kontemporer adalah sesuatu yang berangkat dari apa yang sudah ada (tradisi) yang sudah terbentuk dari suatu proses yang lama, yang berkembang karena adanya suatu pengaruh-pengaruh kekinian atau gaya kontemporer dengan inovasi-inovasi baru namun sama sekali tidak menghilangkan sisi tradisi itu sendiri, termasuk juga kesenian.

Kesenian tradisi yang sarat akan keindahan (aesthetic) yang mengutamakan rasa yang dalam untuk memahaminya dan ketika ia mendapat sentuhan dari seni yang bersifat kontemporer atau kekinian, maka tradisi akan berkembang dengan sendirinya, karena adanya respon eksternal dan dalam hal ini adalah menambah kekayaan seni yang diwadahi dengan cara pandang kontemporer dalam bentuk yang baru yakni tradisi kontemporer, maka seni tradisi pun menjadi berkembang melewati batas yang monoton dan menjadi seni yang dinamis, mengikuti arus mengalirnya zaman yang semakin modern dan maju ini. Perkembangan pesat dialami seni tradisi kita di masa sekarang ini dikarenakan banyak orang yang mau membenahi seni tradisi untuk menjadi lebih maju dan mampu bersaing dengan seni modern saat ini. Seni tradisi dapat dikatakan monoton karena belum ada orang yang menyentuh dan berani melakukan tindakan pembaruan tehadap bentutk maupun isinya. Seni tradisi menunggu dan berharap seseorang mau melakukan perubahan dan menjadikan sesuatu yang baru sehingga membuat tradisi menjadi dinamis dan berkembang.
readmore »»  

The Tielman Brothers : Legenda Musik Indonesia yang Terlupakan


The Tielman Brothers
The Beatles pun Nonton Band Rock Indonesia !!!

Siapa bilang musisi indonesia tak bisa menjadi pelopor dalam dunia musik tingkat internasional? The Tielman Brothers adalah jawabannya. band rock lawas asal Maluku yang kini mulai terlupakan itu, ternyata mempunyai segudang prestasi dan berpengaruh pada kehidupan musik di Eropa terutama di Belanda. siapa bakal menjadi The Tielman Brothers berikutnya?
Para rockmania Indonesia saat ini tentunya sedang membicarakan tentang kesuksesan band luar negeri dan terpesona olehnya. Sebut saja Metallica, Slipknot, Dragon Force, Korn dan lain sebagainya. Siapa yang tak kenal mereka akan dianggap kurang mengerti atau kurang gaul dalam informasi musik saat ini. Dan kalau berbicara tentang siapa bintang dan band rock tertua di dunia, dalam benak kita pasti membayangkan The Beatles, The Rolling Stones atau Elvis, Fats Domino, Bill Haley, dan lain-lain.

Namun, sebenarnya ada satu band rock lawas yang terlewatkan. The Tielman Brothers namanya. Sebuah band rock yang terdiri dari 4 anak muda asal Maluku. Band yang semula bernama TheTimor Rhytm Brothers lalu berubah menjadi The Four Tielman Brothers, dengan personil empat bersaudara Tielman: Andy(lead guitar, vocal), Reggie (rhytm guitar, vocal), Phonton (double bass, vocal), dan Loulou (drums, vocal). Mereka memulai kariernya di Surabaya sejak 1945.

Beruntung perjalanan karier keempat anak muda ini terbilang mulus sebab kedua orangtuanya, Herman Tielman dan Flora Lorine Hess tak cuma mendukung, tapi ikut bermain dan menjadi manager.

Ditonton The Beatles

Di tahun 1956 TheTielman Brothers hijrah ke Breda, Belanda dan memulai karier rekaman di negeri kincir angin itu. Dari sanalah pada akhirnya The Tielman Brothers mulai menjajah musik rock di luar negeri dan memberikan pengaruh yang cukup dasyat di blantika musik rock pada saat itu. Penampilan mereka juga cukup memukau publik di Belanda khususnya dan Eropa pada umumnya. Bisa dibilang mereka lah yang pertama kali memulai atraksi panggung yang liar dan atraktif, seperti bermain gitar dan juga double bass sambil melompat atau berguling-gulingan, serta tentunya demo drums.Kepindahan mereka ke negeri Belanda dengan membawa budaya tropis dan kecintaan kepada gitar ini ternyata melahirkan "Indo-Rock" yang terkenal itu. Ciri kuat Indo-Rock adalah dominasi gitar, instrumen yang dikenalkan orang-orang Portugis saat datang ke Hindia-Belanda sekitar abad ke-14. Permainan gitar ala Portugis yang akhirnya dikenal sebagai musik keroncong ini dipadukan oleh anak-anak Maluku itu dengan musik Hawaii, country, dan rock'n'roll yang mereka dengar dari radio-radio Amerika Serikat yang dipancarluaskan dari Filipina atau Australia.

Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari band ini. Jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil TheTielman Brothers, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau. Gitar yang dipetik menggunakan gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix.

Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu rock n roll jauh sebelum The Beatles muncul. Saat The Beatles manggung pertama kali di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan The Tielmans Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin bass. Dan saat itulah untuk yang pertamakalinya Paul melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim representative-nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.

Di tahun 1958 TheTielmans Brothers punya 3 album yang jadi hits di seluruh dunia dan memiliki banyak Gibson Les Paul keluaran pertama yang baru di impor ke Belanda saat itu.

Dalam perjalanan sebuah band, tentunya ada kisah yang tidak menyenangkan pula, seperti halnya pergantian dan keluar masuknya personil band. Bagi The Tielman Brothers, hal itu bukanlah masalah sehingga bisa membuat band ini harus berhenti di tengah jalan. Yang ada malah prestasi yang luar biasa, dimana mereka bisa tetap eksis dan tampil di beberapa Negara di Eropa selain Belanda seperti Belgia dan Jerman.

Sayangnya, di tahun 1976 band ini dikabarkan bubar karena boleh dikatakan permainan musik mereka terkesan mandek dan tidak ada perkembangan alias kurang eksploratif. Mereka bermain musik di tataran yang itu-itu saja, dan itulah yang akhirnya membuat publik menjadi bosan. Begitupun, karya mereka sampai sekarang masih sangat digemari di luar negeri, terutama di Belanda.

Kini tinggal Andy Tielman saja yang masih eksis bermain musik dan tinggal di Belanda. Di usianya yang sudah semakin senja, Andy Tielman kini lebih banyak rekaman untuk lagu-lagu rohani dan sesekali tampil di publik Belanda dengan gitarnya. Tentu penampilannya tak bisa seliar dulu lagi. Namun pengaruh Indo-Rock dan histeria "Beatlemania" tak urung meletuskan pula revolusi musik rock Belanda pada tahun 1960-an, yang ditandai dengan kelahiran band-band Belanda yang bernyanyi dengan bahasa Inggris. Band-band yang ngetop yang ikut meramaikan persaingan di Eropa maupun dunia antara lain Golden Earring, Shocking Blue, The Outsiders, Cuby+ Blizzards, atau Focus.
readmore »»  

13 Kitab Suci Punk Rock

13 KITAB SUCI PUNK ROCK
Kontra Kemapanan Nan Tanpa Masa Depan

Berikut, in no particular order, adalah 13 album yang punya andil kolosal–at least for me, menyodorkan makna lebih fenomenal terhadap so-called Punk Rock. Memang, tak seluruhnya, utamanya dalam konteks musikal, bisa dikategorikan sebagai Punk Rock. Sebagian di antaranya malah melenceng jauh dari formula tradisional Lurus-3-Jurus-Monarki-Hanya-Kultus-Lubang-Anus-Margaret-Tatcher-Biar-Mampus. Namun energi yang termuntahkan full-frontal merefleksikan semangat Anti Establishment dan No Future. Pula saya tambahkan semacam guidance semisal busana yang sebaiknya anda pakai saat, katakanlah, nonton konser artis bersangkutan; ikhtisar ringkas-lugas tentang mereka, minuman yang klop untuk dikonsumsi ketika mendengarkannya, bahkan fenomena apakah dasar-kuping-Melayu-sukanya-yang-mendayu-dayu bisa menikmatinya… Tujuannya agar apresiasi yang dicapai lebih mengerucut menuju pemahaman holistik. Dipahami?


1. RAMONES
Ramones
Terbit: 23 April 1976
Label: Sire Records
Asal: New York City, New York, AS
Produser: Craig Leon, Tommy Ramone
Sinopsis: The Blitzkrieg Beatles from Hell
Busana: Celana denim sempit, jaket kulit, sneakers All Stars, rambut poni
Minuman: Bir Bintang (while sniffin’ glue & doin’ Ephedrine made-in Pasuruan)
Kuping Melayu?: I Wanna Be Your Boyfriend bisa dipakai sebagai lagu perkenalan untuk merenggut simpati para cinta-melulu aficionados

2. THE CLASH
London Calling
Terbit: 14 Desember 1979
Label: CBS
Asal: London, Inggris
Produser: Guy Stevens
Sinopsis: White Riot Combat Punk Rock Skandinista
Busana: Kemeja putih sedekah dari The Salvation Army, disablon Margaret Tatcher (di bagian mata di-pylox hitam), + boots T.U.K. di-airbrush motif Union Jack
Minuman: Mansion House
Kuping Melayu?: (saat diperdengarkan The Guns of Brixton) “…ih, kayak Steven & The Coconuttreez…”

3. BUZZCOCKS
Singles Going Steady

Terbit: September 1979
Label: EMI
Asal: Manchester, Inggris
Produser: Martin Rushent
Sinopsis: The Orgasm Addict Madchesterian
Busana: Kaos polo Fred Perry, jaket airforce, arloji Ben Sherman, skuter multi spion
Minuman: Champagne
Kuping Melayu?: Orgasm Addict sangat jitu dipakai mengiringi malam penobatan Poligami Awards 2008 di Padepokan A’a Gym–dan bukan tidak mungkin Abdullah Gymnastiar lalu terinspirasi menerbitkan buku berikutnya, Orgasme Qolbu

4. THE SEX PISTOLS
Never Mind The Bollocks, Here’s The Sex Pistols

Terbit: 28 Oktober 1977
Label: Virgin
Asal: London, Inggris
Produser: Chris Thomas, Bill Price
Sinopsis: Rotten, vicious, hooligan, anti hippies, anarchy saves The Queen
Busana: Kaos buluk penuh coretan spidol “I Hate Pink Floyd”, kalung gembok, peniti, peniti, peniti
Minuman: Air aki
Kuping Melayu?: Hampir mustahil kuping Melayu bisa menyukai album ini. …um, hey, kenapa tidak memakai strategi “buy 1 get 1”? Misalnya setiap pembelian album original soundtrack karya adiluhung–pasca Badai Pasti Berlalu–kebanggaan putra bangsa era millenium, Ayat-ayat Selingkuh & Munajat Kuntilanak ~ Persembahan Anak Negeri Untuk Kemaslahatan Musik Indonesia Tercinta berhadiah cuma-cuma Never Mind The Bollocks?

5. JOY DIVISION
Unknown Pleasures

Terbit: 15 Juni 1979
Label: Factory
Asal: Manchester, Inggris
Produser: Martin Hannett, Joy Division
Sinopsis: The Epileptic Madchester Mope Rockers
Busana: Jubah dokter, pucat & tanpa senyum
Minuman: Herbal tea (setelah menenggak Xanax)
Kuping Melayu?: Susah. Lewat jalur lain saja. Ahli medis, misalnya. Sebab Unknown Pleasures bisa disodorkan sebagai terapi alternatif penyembuhan penyakit ayan

6. RICHARD HELL & THE VOIDOIDS
Blank Generation

Terbit: 1977
Label: Sire
Asal: New York City, New York, AS
Produser: Richard Gottehrer, Richard Hell
Sinopsis: Blank Generation Rock All Stars
Busana: Kaos hitam legendaris CBGB dilapisi jas merah dari thrift store, rambut jabrik, postmen bag berisi buku kumpulan puisi Goenawan Mohammad
Minuman: Budweiser campur Prozac
Kuping Melayu?: Mumpung sesama aktivis “puisi mbeling”, bujuk rayu Oom Remy Sylado untuk memasukkan Love Comes in Spurts sebagai salah satu soundtrack sinetron yang dibintanginya

7. THE FALL
Hex Enduction Hour

Terbit: 8 Maret 1982
Label: Kamera
Asal: Prestwich, Bury, Inggris
Produser: Richard Mazda
Sinopsis: “They are always different, they are always the same” ~ John Peel
Busana: 2nd hand Matsuda suit, fake Gucci pants, sepatu Patrick Cox
Minuman: Jose Cuervo (malam), Earl Grey (sore), Evian (pagi)
Kuping Melayu?: Oh. My. God. Mending langsung suruh seluruh agen toko kaset di jalur Pantura, khusus untuk Hex Enduction Hour segera dirabat tanpa ampun, say, diskon 50%. Atau beli 1 gratis 3
*hello, marketing wunderkinds & product-branding strategists, help, please?*

8. BAD BRAINS
Bad Brains

Tahun Terbit: 1982
Label: ROIR
Asal: Washington, D.C., AS
Produser: (wallahuallam)
Sinopsis: Hardcore Punk meets Dub, black, banned in D.C., and angry
Busana: Kaos warna kuning dengan sablon “Destroy Babylon”, dreadlock, Doc Martens, + ngaku akrab dengan Ras Muhamad
Minuman: Alkohol 95% (hubungi apotek terdekat)
Kuping Melayu?: Percuma, biar saja para cinta-melulu aficionados fokus menikmati album-album rilisan Softex Heritage Music

9. MINOR THREAT
Complete Discography

Terbit: 1989
Label: Dischord
Asal: Washington, D.C., AS
Produser: Minor Threat
Sinopsis: Straight Edge
Busana: Jaket hoodie abu-abu, sepatu basket putih Nike, rambut crew cut, + coretan “X” di kepalan tangan
Minuman: Air putih dan rupa-rupa minuman non-alkohol
Kuping Melayu?: Seharusnya mudah. Mulai saja dengan isu moral, haram-halal. Sebab Indonesia dari sononya ya memang penganut Straight Edge (Absolut Vodka = dosa, senggama sebelum menikah adalah zinah, memamerkan penis di muka umum itu tak sesuai dengan budaya Timur)

10. DEVO
Q: Are We Not Men?
A: We Are Devo

Terbit: Juli 1978
Label: Warner Bros
Asal: Akron, Ohio, AS
Produser: Brian Eno
Sinopsis: Jocko Homongoloid Synth Punk
Busana: Seragam laboratorium + topi berbentuk pot bunga terbalik
Minuman: Sub Zero
Kuping Melayu?: Tawakal. Ikhlas. Orang sabar disayang Tuhan. Orang pintar minum Tolak Angin. Orang bijak taat bayar pajak. Tunggu sampai Goodnight Electric diterima khalayak banyak. Nantikan hingga The Upstairs sukses menembus penjualan 1 juta kopi. Jika Upstairs bisa, GE mampu, Devo pasti sanggup

11. THE JESUS AND MARY CHAIN
Psychocandy

Terbit: November 1985
Label: Blanco y Negro
Asal: Glasgow, Skotlandia
Produser: The Jesus and Mary Chain
Sinopsis: Wall-of-Sound Feedback Rock
Busana: Gothic tanpa gelang paku, tanpa boots New Rock, tanpa emblem 666
Minuman: Scotch Whiskey campur LSD
Kuping Melayu?: Oh. My. Goddamned. God
*sales & marketing wunderkind, product-branding strategist, artist & repertoire prodigy, MarkPlus’ genius, ACNielsen’s hot shot, Ogilvy & Mather’s dream team, Ernst & Young’s whiz kid, y’all, U-N-I-T-E!*

12. DEAD KENNEDYS
Fresh Fruit For Rotting Vegetables

Terbit: September 1980
Label: IRS
Asal: San Fransisco, California, AS
Produser: Norm, East Bay Ray
Sinopsis: Left Coast Propagandist Punk
Busana: Tanya Budiman Sudjatmiko apa masih nyimpen kaos & bendera PRD
Minuman: Tuak, Arak, Anggur, Lapen, Cap Tikus; any home industry, anti-capitalism friendly product
Kuping Melayu?: Tunggangi salah satu partai besar. Ikuti safari politik mereka ke daerah-daerah rawan pangan. Selain menjanjikan bonus duit Rp 15 ribu per kepala + nasi bungkus bagi yang ikut konvoi keliling kabupaten, selipkan juga album ini. Ungkit-ungkit sentimen yang berkaitan dengan “hanura” (hati nurani rakyat). Sampaikan ke kaum marjinal itu bahwa—selain konon masih saudara jauh Bung Karno dus fanatik Marhaenisme—Jello Biafra adalah suri tauladan pengentasan kemiskinan & kebodohan. Hidup Bang Biafra! Hidup Bung Karno! Hidup hanura! Hidup nasi bungkus!

13. PUBLIC ENEMY
It Takes a Nation of Millions to Hold Us Back

Terbit: 28 Juni 1988
Label: Def Jam
Asal: Garden City, New York, AS
Produser: Hank Shocklee & Carl Ryder
Sinopsis: Too-Black-Too-Strong Rap Rebel Without a Pause
Busana: Baggy jeans, topi baseball, + jam dinding, lalu berseru, “Yo, Chuck, tell ‘em what time it is!”
Minuman: Pepsi Cola
Kuping Melayu?: Minta tolong yang sebesar-besarnya sembari sodorkan segepok dana sejuk-segar kepada Iwa K, siapa tahu dia tertarik merilis ulang/repackage album Kuingin Kembali dengan tembang gacoan mutakhir Selingkuh Tanpa Jeda yang notabene mencomot banyak bagian (sample-heavy) dari Rebel Without a Pause
readmore »»  

ALIRAN MUSIK DI INDONESIA TIDAK BERKEMBANG

Musik merupakan bagian tidak terpisahkan dari negeri, dari musik tradisional sampai musik modern. Indonesia memang negara yang sangat kaya dengan budaya khususnya musik yang saya bicarakan disini. Tetapi mungkin itu dulu tidak sekarang, musik tradisional yang banyak sekali aliran dan jenisnya kalau kita mau menghitung dari sabang sampai merauke tapi sudah sangat jarang sekali ditampilkan. Musik modern, meskimemiliki banyak musisi yang berkecimpung di dalamnya tapi tetap miskin tema. Dangdut mengusung tema cinta, Pop juga mengusung Cinta, Rock, hampir tidak ada musik rock di Indonesia sekarang ini.
Kalau kita melihat perkembangan industri musik Indonesia ini memang luar biasa perkembangannya. Setiap hari bermunculan wajah – wajah baru di belantika musik Indonesia. Namun saat kita ditanya semakin majukah kualitas musik di Indonesia mungkin kita akan membutuhkan waktu sejenak untuk menjawabnya. Karena memang kelihatannya musik di Indonesia tidak semakin maju, lihat saja betapa kita dulu kaya dengan aliran musik dan para musisi terdahulu memiliki ciri khas masing – masing dengan mengusung banyak tema legu dalam bermusik. Sehingga karya mereka para musisi terdahulu masih enak dan layak di dengar setelah puluhan tahun lagu itu beredar. Berbeda dengan lagu dan musisi saat ini yang lagu tidak mampu bertahan lama.
Indonesia memiliki banyak musisi legendaris yang sampai saat ini lagunya masih bertahan meski orangnya sudah tiada. Beberapa musisi legenda diantaranya Iwan Fals, Crisye, Koes Plus, Good Bless, Gombloh, Rhoma Irama, Ebiet G Ade, Slank, Dewa dan mungkin masih banyak lagi. Seakan kita saat ini akan sangat sulit menemukan pengganti dari musisi tersebut. Saya akan mengulas beberapa musisi di atas :

IWAN FALS
Beliau yang kemarin baru saja berulang tahun sampai sekarang lagunya masih exis. Tema lagu yang kritis terhadap pemerintah, peka dengan keadaan di masyarakat yang sedang terjadi, tepi juga mampu memberikan lagu – lagu cinta yang romantis.


RHOMA IRAMA
Bang haji memang pantas menyandang gelar raja dangdut sepanjang masa-nya Indoensia. selain memiliki suara yang bagus, beliau mampu meciptakan syair lagu yang bagus pula, gak norak, juga memiliki makna mendalam, begitu peka dengan lingkungan. Coba kita lihat penyanyi dangdut sekarang in, sepertinya saat orang melihat konser dangdut bukan lagu yang mereka nikmati tetapi goyangan dari penyanyinya yang lebih dinikmati.


GOD BLESS, POWER METAL, EDANE
Group band ini simbol kejayaan musik rock Indonesia masa lalu. Musik mereka yang keras mampu membangkitkan jiwa para kawula muda Indonesia. Saat ini kita benar – benar kehilangan musik cadas. Jika kita melihat lagu – lagu sekarang ini mungkin memang musisi bangsa ini sedang mengalami kelesuan, terbukti lagu – lagu yang dihasilkan hampir semua lagu – lagu cengeng yang membuat para generesai muda yang merupakan penikmat musik terbesar menjadi generasi muda yang lembek dan mudah putus asa.
Semoga dari uraian ini bisa menjadi renungan buat musisi Indonesia untuk menjadi lebih kreatif dalam memilih lagu dan mampu menghasilkan karya yang beragam,dan tidak hanya bisa mengikut atau menjadi PLAGIAT..
readmore »»  

ANAK-ANAK DI [PINGGIR] MUSIK INDONESIA


Musik itu sepercik nikmat sorgawi yang jatuh ke bumi. Begitu indahnya sehingga yang mendengar pasti terbuai dan terbang melayang. Musik memiliki kekuatan dashyat karena menyentuh sisi halus manusia dan merasukinya dari sana. Musik mengungkapkan dengan sukses apa yang tidak dapat diungkap melalui kata. Begitu kuatnya pengaruh musik dalam kehidupan manusia sehingga bagi saya manusia itu bukan hanya homo socius, economicus, religious, faber, tetapi manusia juga adalah musikus.
Musik di sekitar kita memberi dampak psikologis tertentu atau paling tidak kita memiliki kecocokan dengan jenis musik tertentu. Itulah yang disebut selera. Tetapi musik, jelas bukan hanya soal selera. Musik berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Musik tidak hanya mengekspresikan apa yang ada dalam kehidupan masyarakat tetapi musik juga memberikan sesuatu ke dalam masyarakat. Jadi, musik  selalu bergerak dua arah; keluar [dimainkan, dinyanyikan] dan masuk [didengar, diresapi]. Pengaruh yang ditimbulkan musik bisa terjadi secara langsung maupun tidak langsung dan ini tentu berkaitan dengan orang yang mendengarnya [kondisi fisik dan psikhisnya serta situasi di sekitarnya].
Musik bergerak seiring dinamika masyarakat. Komunitas yang bermain musik atau bernyanyi bersama [choir, group band, vocal group, dsb] sebenarnya mengekspresikan kuatnya solidaritas atau ikatan sosial dari komunitas tersebut. Sebab tidak mungkin hal seperti itu tercipta tanpa kebersamaan. Bermain musik dan bernyanyi bersama bukan hanya soal bermain dan bernyanyi bersama melainkan soal bagaimana hidup bersama dan bersama-sama mengekspresikan hidup [apa yang dialami dan dirasakan]. Ini sebentuk pengaruh musik terhadap masyarakat.
Mari menelisik kehidupan bermusik di Indonesia. Kali ini masih soal anak-anak Indonesia. Menurut anda, bagaimana kelak anak-anak Indonesia bertumbuh jika dari sekarang mereka dipaksa menikmati lagu-lagu yang kontennya over dosis [lagu orang dewasa]. Jujur saja, saya miris ketika menyaksikan acara-acara di televisi terkait kompetisi menyanyi yang digelar di beberapa stasiun televisi. Bagaimana seorang anak kecil harus menyanyikan lagu yang kontennya over dosis dan itu lalu sudah menjadi hal yang wajar karena memang tidak ada pilihan lain. Ini mungkin bukti matinya musik anak-anak. Lantas anak-anak terpaksa mengkonsumsi ‘makanan’ orang dewasa karena tidak ada ‘makanan’ lain untuk memenuhi kebutuhan musikalitasnya.
Bagaimana ini akan berujung? Apakah karena universalitas musik itu begitu kuat sehingga partikularitasnya terberangus dan anak-anak yang menyanyikan dan mengkonsumsi lagu-lagu orang dewasa itu merupakan hal yang sudah seharusnya terjadi? Ataukah anak-anak yang masih kecil ini harus punya ruang  sendiri dalam dunia musik Indonesia dengan  lagu-lagu yang menjadi konsumsi ribuan anak Indonesia yang lain? Saya kira anak-anak Indonesia perlahan-lahan terpinggirkan di dunia musik Indonesia. Musik itu sepercik nikmat surgawi yang jatuh ke bumi, mari berbagi agar mereka dapat mengekspresikan dunia mereka dan menikmati ‘makanan’ mereka, bukan mengkonsumsi ‘makanan’ orang dewasa. Musik tetap sepercik nikmat surgawi !
readmore »»  

Ternyata Pelopor Musik Rock N Roll Dari Indonesia

The Tielman Brothers
Band inilah yang meng-inspirasikan THE BEATLES!!! band ini datang sebelum masa-masa Rock and Roll… dan band ini adalah “ORANG INDONESIA!!!”Padahal jauh sebelum The Beatles terkenal dan saat beatles masih manggung di cafe2 dan bar kecil di jerman tielman brothers telah wara wiri di stasiun televisi Jerman,Perlu di catat menurut sejarah Paul Mc Cartney sering mendatangi show band-band Indorock di jerman dan dia sangat terinspirasi akan musik-musik band indorock.
Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari band ini. Jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil TheTielman Brothers, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau. Gitar yang dipetik menggunakan tangan di belakang kepala, gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix.
Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu rock n roll jauh sebelum The Beatles muncul. Saat The Beatles manggung pertama kali di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan The Tielmans Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin bass. Dan saat itulah untuk yang pertamakalinya Paul melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim representative-nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.
Dengan membawa budaya tropis dan kecintaan kepada gitar, mereka melahirkan Indorock yang bercirikan dominasi gitar yang dipadukan dengan musik Hawaii, country, dan Rock n Roll. Panggung tempat mereka bermain selalu dipenuhi aksi-aksi spektakuler di jamannya : style main gitar dengan meliuk ala Heavy Metal 80-an, aksi manggung liar ala Punk, main drum sambil berdiri ala Lars Ulrich Metallica, dan mbetot bas di bawah ala Korn.
Jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimmy Page, atau Ritchie Blackmore mempopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan, Andy Tielman telah memperkenalkan aksi akrobatik legendaris ini sejak tahun 1957 bersama The Tielman Brothers. Dedikasi dan inovasi Andy yang sangat berpengaruh bagi perkembangan budaya pop belanda membawa gelar The Godfather of Dutch Rock & Roll, The Uncrowned King of Indorock, dan penghargaan Order of the Orange-Nassau ke pangkuannya.

SEJARAHNYA

The Tielman Brothers adalah sebuah grup musik asal Maluku, Indonesia. Musik mereka beraliran rock and roll, namun orang-orang di Belanda biasa menyebut musik yang mereka usung beraliran Indorock. The Tielman Brothers pernah tampil di Istana Negara dihadapan Presiden Soekarno.
Karir rekaman mereka dimulai ketika keluarga Tielman pada tahun 1957 hijrah dan menetap di Breda, Belanda. Nama The Tielman Brothers lebih dikenal di Eropa, terutama Belanda. Di Indonesia sendiri, nama The Tielman Brothers masih menjadi nama yang asing, sebuah kenyataan yang sangat disayangkan.
Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai di Surabaya pada tahun 1945, dimana empat kakak beradik laki-laki dan seorang adik perempuannya, Jane, sering tampil membawakan lagu-lagu dan tarian daerah. Kemampuan musik mereka diturunkan dari sang ayah, Herman Tielman, seorang kapten tentara KNIL, yang sering bermain musik bersama teman-temannya dirumahnya di Surabaya.
Berawal dari ketertarikan Ponthon untuk memainkan contrabass yang diikuti saudara-saudaranya yang lain. Reggy mempelajari banjo, Loulou mempelajari drum, dan Andy mempelajari gitar. Penampilan pertama mereka pada acara pesta di rumahnya membuat teman-teman ayahnya kagum dengan membawakan lagu-lagu sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag. Sejak saat itu mereka sering tampil di acara-acara pribadi di Surabaya. Tawaran tampil pun berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia. Sampai pada akhirnya pada tahun 1957 mereka sekeluarga memutuskan untuk hijrah ke Belanda.
~ Andy Tielman                                   : Vokal, Gitar
~ Reggy Tielman                                  : gitar, Banjo, vokal
~ Ponthon Tielman                               : Contrabass, gitar, vokal
~ Loulou (Herman Lawrence) Tielman   : Drum, vokal
~ Jane (Janette Loraine) Tielman            : vokal
readmore »»  
info unik (242) fakta unik (144) unik (98) musik (69) karya seni (67) aneh (62) Fakta Aneh (61) Inspirasi (40) Lifestyle (40) seni (35) Photo Unik (26) budaya (25) News (20) sejarah (20) Humor (6) Unique (1)