Senin, 31 Desember 2012

Sejarawan Temukan Dongeng Pertama Hans Christian Andersen

Manuskrip Hans Christian Andersen (thehistoryblog.com)
Hans Christian Andersen (guardian.co.uk)
Sejarawan Denmark berhasil menemukan manuskrip yang diduga merupakan salah satu dongeng pertama yang ditulis Hans Christian Andersen sebelum ia memulai debutnya pada 1830 silam.

Temuan tersebut sekaligus mengubah perkiraan masyarakat selama ini bahwa Doedningen, sebuah dongeng suram tentang kematian yang dipublikasikan Andersen pada 1830 kemudian diterjemahkan menjadi The Traveling Companion (Teman Perjalanan) merupakan karya pertamanya.

Dilansir voaindonesia.com, Selasa (18/12/2012), Andersen merupakan pengarang klasik kaliber dunia yang lahir pada 1805 di Odense, 170 kilometer arah barat Kopenhagen. Lahir dari ibu seorang pembersih rumah dan ayah pembuat sepatu, Andersen dikenal sebagai pengarang dengan seratusan dongeng, novel, puisi hingga jurnal perjalanan. Karyanya telah diterjemahkan secara luas dalam berbagai bahasa.

Selama bertahun-tahun dokumen yang ditulis tangan berjudul Tallow Candle (Lilin Lemak Binatang) yang mengisahkan lilin sebatang kara kemudian meminta bantuan kepada kotak kapas untuk menyalakan dirinya tersebut berada di dasar kotak gedung Arsip Nasional Denmark. Para ahli menduga cerita mengenai lilin itu ditulisnya pada saat remaja, jauh sebalum kisah klasik Itik Buruk Rupa dan The Little Mermaid tercipta.

Seorang kurator senior Museum Hans Christian Andersen di Odense, Ejnar Stig Askgaard mengatakan karya itu merupakan salah satu tulisan paling awal yang dihasilkan Anderson ketika dirinya berusia 18 tahun atau tujuh tahun sebelum debut resminya pada 1830.

Askgaard mengatakan Andersen mendedikasikan karya tersebut untuk janda Bunkeflod yang rajin ia kunjungi untuk sekedar membacakan cerita atau bahkan meminjam buku-buku darinya. Kebiasaan tersebut diteruskan Andersen bahkan setelah ia pindah ke Kopenhagen untuk kuliah.

“Bahasa dan tema manuskrip tersebut sangat berciri khas dia, meski belum sematang karya sesudahnya,” ujar Askgaard.

Sejarawan Denmark, Esben Brage mengaku menemukan manuskrip enam halaman tersebut pada 4 Oktober lalu saat menelisik kotak-kotak arsip yang sebelumnya dimiliki oleh keluarga-keluarga kaya yang tinggal di kota asal Andersen, Odense, di pusat kota Denmark. Brage menambahkan, bertahun-tahun manuskrip tersebut terbenam tak tersentuh di dasar salah satu kotak.

0 komentar:

Posting Komentar

info unik (242) fakta unik (144) unik (98) musik (69) karya seni (67) aneh (62) Fakta Aneh (61) Inspirasi (40) Lifestyle (40) seni (35) Photo Unik (26) budaya (25) News (20) sejarah (20) Humor (6) Unique (1)